Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.765.000/Gram
Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Senin, 4 Mei 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.765.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu masih turun tipis Rp 1.000 dibandingkan Sabtu, 2 Mei 2026.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.585.000 per gram.
Harga buyback itu juga ikut terjungkal tipis Rp 1.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Sabtu pekan kemarin.
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.
Harga Emas Antam turun tipis hari ini [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym/am.]Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:
- 0,5 gram : Rp 1.451.119
- 1 gram : Rp 2.801.988
- 2 gram : Rp 5.543.825
- 3 gram : Rp 8.290.675
- 5 gram : Rp 13.784.375
- 10 gram : Rp 27.513.613
- 25 gram : Rp 68.658.218
- 50 gram : Rp 137.237.238
- 100 gram : Rp 274.396.280
- 250 gram : Rp 685.725.038
- 500 gram : Rp 1.371.239.550
- 1000 gram : Rp 2.742.439.000
Harga Emas Dunia Loyo Lagi
Harga emas dunia terpantau melemah tipis pada awal perdagangan pekan ini. Mengutip laporan FXStreet, harga emas (XAU/USD) bergerak turun ke kisaran 4.605 dolar AS per troy ounce pada sesi perdagangan Asia, Senin.
Pergerakan harga emas cenderung terbatas seiring pelaku pasar menunggu perkembangan terbaru terkait ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Selain itu, investor juga menantikan pernyataan Presiden Federal Reserve (The Fed) New York, John Williams, yang dijadwalkan berbicara hari ini.
Sentimen geopolitik masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga emas. Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa upaya mediasi untuk mengakhiri konflik Iran masih terus berlangsung, meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai proposal perdamaian terbaru dari Teheran belum cukup memuaskan.
Trump juga mengungkapkan bahwa Amerika Serikat akan mulai memandu kapal-kapal netral yang terjebak di Teluk Persia melalui Selat Hormuz. Langkah ini dinilai berpotensi meningkatkan tensi di kawasan strategis tersebut.
Di sisi lain, seorang pejabat Iran memperingatkan bahwa keterlibatan AS di Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata. Ia menegaskan bahwa kawasan tersebut bukan tempat untuk retorika, yang semakin menambah ketidakpastian di pasar global.
Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah berpotensi memicu kekhawatiran inflasi, yang pada akhirnya dapat mengurangi peluang penurunan suku bunga.
Kondisi ini menjadi sentimen negatif bagi emas, mengingat logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil bunga sehingga kurang menarik saat suku bunga tinggi.
Meski demikian, penurunan harga emas diperkirakan masih terbatas. Permintaan kuat dari bank sentral menjadi salah satu penopang utama harga.
Salah satunya datang dari Reserve Bank of India (RBI) yang terus meningkatkan cadangan emasnya. Bank sentral India tersebut telah membawa pulang lebih dari 100 metrik ton emas ke dalam negeri selama tiga tahun berturut-turut.
Hingga akhir Maret 2026, RBI tercatat memiliki sekitar 880 metrik ton emas. Langkah ini mencerminkan strategi diversifikasi cadangan devisa di tengah ketidakpastian global.
Dengan berbagai sentimen tersebut, pergerakan harga emas dalam waktu dekat diperkirakan masih akan fluktuatif, bergantung pada perkembangan geopolitik serta arah kebijakan moneter global.
Tag: #setelah #libur #panjang #harga #emas #antam #turun #tipis #jadi #2765000gram