APBN Jamin Proyek Whoosh, Potensi Celah Pengawasan Muncul
- Ekonom Bright Institute Yanuar Rizky menyoroti skema penjaminan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara pada proyek Kereta Cepat Whoosh.
Ia menilai skema ambil alih pembayaran utang melalui APBN membawa implikasi pada tata kelola keuangan negara. Sorotan utama tertuju pada posisi dan peran Danantara.
Yanuar melihat proyek Whoosh menunjukkan keterlibatan APBN masih besar dalam pembiayaan badan usaha milik negara. Kondisi ini tetap terjadi meski ada perubahan struktur melalui Danantara.
“Ini karena kebijakan utang Whoosh dijamin APBN, maka waiver (pelepasan hak) antara Whoosh dan PMN itu kan harus ada kaitannya antara Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) ama Laporan Keuangan (LK) Whoosh,” ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (10/4/2026).
Baca juga: Gebrakan Purbaya: Bentuk Bank UMKM hingga Mau Ambil Alih Whoosh
Ia menjelaskan, penjaminan utang oleh pemerintah membuat hubungan laporan keuangan menjadi krusial. Keterkaitan ini diperlukan untuk menjaga fungsi pengawasan dan pengendalian.
Perubahan posisi kepemilikan dan pengelolaan BUMN melalui Danantara dinilai berpotensi membuka celah. Risiko muncul jika tidak ada hubungan yang jelas dalam laporan keuangan negara.
“Kalau dulu BUMN itu modal pemerintah ada di neraca laporan keuangan pemerintah. Dengan danantara, itu ditarik keluar, maka kalo menjami sesuatu, tapi tidak ada kaitan antara laporan keuangan KCIC dengan Laporan Keuangan pemerintah, maka ruang pengendalian tidak ada,” jelasnya.
Ia menegaskan, selama proyek BUMN masih dijamin APBN, keterkaitan dengan keuangan negara tetap melekat. Kondisi ini ikut menentukan posisi Danantara dalam sistem fiskal.
Baca juga: BP BUMN Tarik WIKA dari Proyek Kereta Cepat Whoosh, Ini Alasannya
Yanuar mendorong kejelasan status Danantara ke depan. Kejelasan diperlukan untuk menghindari tumpang tindih antara kewenangan pengelolaan dan tanggung jawab fiskal.
“Solusinya, ya Danantara hrs ditetapkan lembaga otonom yg punya laporan keuangan sbg lembaga negara spt BI, yg ada di Laporan Keuangan pemerintah pusat. Atau, kalo mau terpisah dan bukan keuangan negara, ya danantara jangan minta APBN jamin,” tutupnya.
Tag: #apbn #jamin #proyek #whoosh #potensi #celah #pengawasan #muncul