H&M Bakal Tutup 160 Toko di 2026, Ini Alasannya
H&M(SHUTTERSTOCK)
12:32
9 April 2026

H&M Bakal Tutup 160 Toko di 2026, Ini Alasannya

- H&M akan menutup permanen 160 toko secara global di sepanjang 2026.

Langkah ini menjadi strategi perusahaan untuk memperkuat penjualan digital, sekaligus mengoptimalkan kinerja toko yang paling menguntungkan.

Penutupan tersebut melanjutkan langkah perusahaan yang sudah lebih dulu menutup 163 gerai di berbagai negara sebagai bagian dari penyesuaian bisnis.

Dalam laporan keuangannya, H&M menyebut kebijakan penutupan toko sempat berdampak pada kinerja penjualan di awal tahun karena menyesuaikan operasional dengan jumlah toko yang lebih sedikit.

Baca juga: Purbaya Ungkap Alasan Gerai Tiffany & Co. Disegel Bea Cukai

"Optimalisasi portofolio toko memberikan dampak agak negatif terhadap penjualan pada kuartal pertama 2026 karena penutupan dan renovasi toko," tulis H&M dalam laporan keuangannya, dilansir dari The Sun, Kamis (9/4/2026).

Meski begitu, H&M memperkirakan penjualan akan sedikit membaik pada tahun ini.

Adapun langkah pengurangan gerai offline ini bertujuan meningkatkan keuntungan dari setiap toko-toko unggulan, serta menekan biaya operasional.

Selain itu, perubahan kebiasaan belanja juga menjadi alasan utama H&M mengambil langkah ini.

Penjualan online telah menyumbang sekitar 30 persen dari total pendapatan perusahaan.

"Pelanggan ingin bisa berbelanja di mana saja dan kapan saja, baik di toko, website, marketplace, maupun media sosial," tulis H&M.

Pengamat ritel, Dominick Miserandino, menilai langkah penutupan 160 toko ini sejalan dengan tren global yang memang sudah beralih ke digital.

"Konsumen sekarang lebih memilih belanja online dan tidak terlalu setia pada toko fisik. Kondisi ini membuat banyak perusahaan ritel menghadapi tantangan," ujar Miserandino.

Baca juga: DSSA Kembangkan Energi Hijau dan Data Center, Bidik Ekonomi Digital

Tag:  #bakal #tutup #toko #2026 #alasannya

KOMENTAR