Rupiah dan IHSG Kompak Dibuka Melemah, Sama-sama ke Zona Merah
- Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak melemah saat pembukaan perdagangan, Selasa (7/4/2026).
Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda di pasar spot dibuka di level Rp 17.047 per dollar AS, terdepresiasi 0,07 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya yang di posisi Rp 17.035 per dollar AS.
Pergerakan rupiah ini sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga berada di zona merah. Baht Thailand mencatatkan pelemahan terdalam di Asia setelah turun 0,38 persen. Disusul peso Filipina melemah 0,25 persen.
Selanjutnya, ringgit Malaysia tertekan 0,24 persen dan won Korea Selatan terdepresiasi 0,17 persen. Dollar Singapura juga tercatat turun 0,16 persen.
Adapun yen Jepang turun 0,13 persen, sementara dollar Taiwan terkoreksi tipis 0,08 persen.
Di sisi lain, dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang menguat, meskipun hanya naik tipis 0,01 persen terhadap dollar AS.
Baca juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp 17.035 Per Dollar AS
Adapun, IHSG juga bergerak di zona merah pada awal perdagangan Selasa pagi, setelah gagal mempertahankan posisi di atas level psikologis 7.000.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG melemah 32,62 poin atau 0,47 persen ke posisi 6.956,80. Sejak pembukaan di angka 7.001,27, indeks sempat menguat dan menyentuh level tertinggi di 7.015,89. Namun, tekanan jual meningkat membuat indeks berbalik arah dan turun hingga menyentuh angka terendah di 6.945,71.
Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat sebesar 4,88 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,99 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 323.439 kali.
Mayoritas saham bergerak variatif dengan kecenderungan melemah, di mana sebanyak 287 saham turun, 263 saham menguat, dan 165 saham stagnan.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,2 Persen ke Level 7.003,45
Tag: #rupiah #ihsg #kompak #dibuka #melemah #sama #sama #zona #merah