Rupiah Ditutup Menguat Sore Ini, Bagaimana Proyeksi Esok Hari?
Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (24/3/2026).
Mengutip Bloomberg, mata uang Garuda terapresiasi 99 poin atau 0,58 persen ke level Rp 16.898 per dollar AS.
Sementara itu, berdasarkan kurs referensi Bank Indonesia (Jisdor), rupiah juga menguat tipis 0,04 persen ke posisi Rp16.898 per dollar AS.
Baca juga: Dinilai Rentan, Rupiah Terancam Sentuh Rp 20.000 dalam Waktu Singkat
Ilustrasi rupiah, uang rupiah. Mata uang paling lemah di Asia 2025.
Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong, sentimen global diperkirakan masih bergerak fluktuatif di tengah ketidakpastian konflik di Timur Tengah.
Sementara harga minyak dunia juga menunjukkan pergerakan yang tajam meski saat ini cenderung lebih rendah.
Kondisi tersebut membuat optimisme pasar yang sempat muncul setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump diperkirakan tidak akan bertahan lama.
Dengan potensi kembalinya kekhawatiran pasar, sentimen kembali ke arah risk off, di mana investor cenderung menghindari aset berisiko dan beralih ke instrumen yang lebih aman.
Baca juga: Rupiah di Pasar Spot Ditutup Nyaris Sentuh Rp 17.000 Per Dollar AS
“Sentimen global diperkirakan masih akan berfluktuasi di tengah ketidakpastian perang Timteng (Timur Tengah), sedangkan harga minyak juga berfluktuasi tajam walau sudah lebih rendah hari ini. Sentimen pasar diperkirakan akan kembali risk off besok, setelah sempat positif merespons pernyataan Trump,” ujar Lukman kepada Kompas.com, Selasa sore ini.
Dalam situasi tersebut, nilai tukar rupiah diperkirakan akan mengalami tekanan dan berpotensi melemah terhadap dollar AS, dengan pergerakan berada di kisaran Rp 16.850 per dollar AS pada perdagangan Rabu (25/3/2026).
Senada, analis mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pergerakan rupiah juga dipengaruhi kebijakan suku bunga domestik.
Menurutnya, keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan ini bertujuan menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.
Baca juga: Dampak The Fed Tahan Suku Bunga, Ekonom Sebut Bikin Rupiah Rentan
Selain itu, Bank Indonesia juga terus melakukan intervensi di pasar untuk menjaga pergerakan rupiah tetap stabil.
Ibrahim memperkirakan rupiah pada perdagangan Rabu akan bergerak di rentang Rp 16.990 hingga Rp 17.075 per dollar AS.
Tag: #rupiah #ditutup #menguat #sore #bagaimana #proyeksi #esok #hari