KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa Heritage, Siap Diuji Coba 2026
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin saat meninjau langsung progres pengembangan rangkaian kereta berkonsep experience, luxury, dan heritage bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, di Balai Yasa Surabaya Gubeng, Rabu (18/2/2026).(Dok. KAI)
16:16
18 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa Heritage, Siap Diuji Coba 2026

- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tengah menyiapkan rangkaian kereta berkonsep experience, luxury, dan heritage yang memadukan fasilitas premium dengan karakter historis.

Sebanyak 12 unit sedang dikerjakan di Balai Yasa Surabaya Gubeng. Rangkaian tersebut mencakup kereta sleeper dengan ruang privat, kereta makan berkonsep fine dining, kereta lounge dengan fasilitas hiburan, serta kereta pendukung operasional.

Pengembangannya mengusung revitalisasi sarana era 1980 hingga 1990-an yang dirancang ulang sesuai standar kenyamanan masa kini. Pendekatan ini tidak hanya meremajakan aset, tetapi juga menjaga identitas historisnya.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, konsep tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang berbeda sekaligus memperkuat daya tarik wisata berbasis kereta api.

“Kami merancang ulang kereta heritage dengan sentuhan modern agar tetap mempertahankan nilai sejarahnya dan menghadirkan standar layanan yang semakin meningkat,” ujar Bobby dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (18/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat meninjau langsung progres pengembangan bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.

Hingga kini, tahap pertama pengerjaan telah mencapai sekitar 38 persen dan ditargetkan memasuki uji coba pada Juni 2026 sebelum diluncurkan secara komersial.

Ke depan, operasional rangkaian tersebut akan difokuskan pada perjalanan tematik dengan rute pilihan yang menawarkan panorama terbaik serta terintegrasi dengan destinasi wisata unggulan.

Melalui inovasi itu, KAI optimistis dapat memperluas peran kereta api sebagai bagian penting dari industri pariwisata nasional.

Pertumbuhan pariwisata di Pulau Jawa 

Pengembangan konsep tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan pertumbuhan sektor pariwisata di Pulau Jawa. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total perjalanan wisata domestik di Pulau Jawa pada 2024 mencapai 706.472.487 perjalanan dan meningkat menjadi 777.760.821 pada 2025, atau tumbuh sekitar 10,1 persen dalam satu tahun.

Tren serupa terlihat pada kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui bandara di Pulau Jawa, dari 2.962.247 orang pada 2024 menjadi 3.198.593 orang pada 2025, naik sekitar 8 persen.

Sejalan dengan tren tersebut, jumlah wisman yang menggunakan layanan kereta api jarak jauh (KAJJ) juga terus meningkat. Angkanya melonjak dari 300.708 orang pada 2022 menjadi 694.123 orang pada 2025. Secara kumulatif, pertumbuhan periode 2022–2025 mencapai sekitar 131 persen atau lebih dari dua kali lipat.

Lonjakan tersebut memperkuat posisi kereta api sebagai salah satu moda pilihan untuk menjelajahi destinasi wisata di Pulau Jawa.

Tag:  #hadirkan #kereta #premium #bernuansa #heritage #siap #diuji #coba #2026

KOMENTAR