Bos BTN Sebut Laba Bersih BBTN Naik hingga 18 Persen pada 2025
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, laba bersih perseroan naik berkisar 16,8-18 persen pada 2025, dibandingkan kinerja laba tahun 2024 yang masih menanggung restrukturisasi Covid-19.
Ia menuturkan, capaian laba sepanjang tahun lalu sejalan dengan pertumbuhan dana pihak ketiga, kredit, hingga pendapatan berbasis komisi (fee based income).
"Laba bersih kami masih naik 16,8 persen, bahkan 18 persen sampai akhir tahun. Total revenue kami juga tumbuh 18 persen, jadi memang ini sedikit membaik dibanding 2024," ujar Nixon dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Ia menuturkan, laba pada 2024 memang sempat menurun 14,1 persen karena masih terdampak proses downgrade kredit hasil restrukturisasi Covid-19.
Namun, memasuki 2025, setelah proses tersebut dinyatakan bersih, kinerja kembali normal dengan mengalami pertumbuhan laba.
"Makanya 2024 labanya turun dibanding 2023, tapi 2025 karena ini sudah bersih, maka angka-angkanya kembali normal, tumbuh labanya juga sudah double digit kembali," jelas dia.
Nixon menjelaskan, untuk penyaluran kredit tercatat tumbuh hampir 12 persen di akhir tahun lalu.
Ia bilang, dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) dari pemerintah telah dialokasikan kepada masyarakat dalam bentuk kredit.
"Jadi ini buktikan bahwa dana SAL itu jadi kredit dan KPR, duit ini memang benar-benar diserap oleh konsumen kami diperkreditan," kata dia.
Kemudian, dana pihak ketiga atau DPK tercatat tumbuh 16 persen, dan fee based income tumbuh 14 persen dengan nilai di atas Rp 4 triliun.
Sementara itu, rasio kredit bermasalah (NPL) BTN disebut menurun menjadi 3,08 persen pada akhir tahun, sementara cost to income ratio membaik secara signifikan menjadi 47 persen.
"Dari sisi aset, aset kami masih tumbuh double digit bahkan di akhir tahun 12,7 persen," kata Nixon.
Tag: #sebut #laba #bersih #bbtn #naik #hingga #persen #pada #2025