Arus Nataru Terkendali, Mobilitas Antarwilayah Naik di Penyeberangan
– Mobilitas masyarakat antarwilayah meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. PT ASDP Indonesia Ferry mencatat layanan penyeberangan di 15 lintasan pantauan nasional berjalan lancar dan terkendali di tengah kenaikan jumlah penumpang dan kendaraan.
Sepanjang periode H-10 hingga H+10 Nataru, total penumpang yang menyeberang mencapai 3.445.335 orang. Jumlah ini meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, kendaraan yang dilayani tercatat 850.426 unit atau naik 6,7 persen, mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat selama libur akhir tahun.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, kelancaran layanan tidak terlepas dari koordinasi lintas sektor yang dilakukan secara intensif sejak awal periode libur. Menurut dia, kolaborasi antarkementerian, lembaga, hingga aparat keamanan menjadi kunci pengelolaan arus berangkat dan balik.
Hal ini disampaikan Heru usai menghadiri Penutupan Posko Angkutan Nataru di Kementerian Perhubungan, Jakarta, 5 Januari 2026.
“ASDP memastikan layanan pada puncak arus berangkat maupun balik selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2026 secara keseluruhan berjalan lancar, aman, selamat, dan terkendali melalui pengaturan jadwal kapal, kesiapan sumber daya manusia, optimalisasi fasilitas pelabuhan, serta pemantauan intensif melalui posko terpadu,” ujar Heru, melalui keterangannya, Senin (5/1/2026).
Kinerja Penyeberangan Selama Nataru
Heru menambahkan, kepatuhan pengguna jasa dalam membeli tiket secara daring melalui Ferizy turut membantu menjaga keteraturan layanan di pelabuhan.
Dengan pengelolaan tersebut, layanan penyeberangan tetap stabil meski volume penumpang meningkat.
Penutupan Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 juga dilakukan Kementerian Perhubungan setelah evaluasi bersama para pemangku kepentingan.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai penyelenggaraan angkutan Nataru berjalan baik tanpa gangguan ekstrem yang berdampak signifikan, sekaligus menjadi referensi persiapan angkutan Lebaran 2026.
Lonjakan Penumpang dan Kendaraan
Berdasarkan data Posko ASDP pada H+10 atau 4 Januari 2026 pukul 00.00–23.59 WIB, tercatat 1.000 trip kapal beroperasi di 15 lintasan pantauan nasional. Pada hari tersebut, jumlah penumpang mencapai 204.069 orang, meningkat 18,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi kendaraan, roda dua tercatat 21.478 unit atau naik 65,3 persen. Kendaraan roda empat mencapai 19.541 unit, tumbuh 4,9 persen, sementara bus sebanyak 1.650 unit atau naik 5,4 persen.
Adapun truk yang menyeberang tercatat 9.170 unit, turun 10,7 persen sejalan dengan pengaturan distribusi logistik selama Nataru. Secara total, kendaraan yang menyeberang pada H+10 mencapai 51.839 unit atau meningkat 19,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale menyatakan, kenaikan penumpang dan sebagian besar segmen kendaraan menunjukkan optimalnya pengelolaan layanan penyeberangan.
“Ke depan, penguatan berkelanjutan akan difokuskan pada lintasan utama sebagai bagian dari kesiapan menghadapi angkutan Lebaran,” kata Windy.
ASDP mengimbau masyarakat untuk membeli tiket sejak jauh hari, mengisi data identitas secara lengkap dan benar, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan guna menjaga kelancaran layanan penyeberangan.
Tag: #arus #nataru #terkendali #mobilitas #antarwilayah #naik #penyeberangan