Demi Efisiensi, KFC dan Pizza Hut di India Merger
Rencana merger antara Devyani International dan Sapphire Foods India menandai langkah konsolidasi besar di bisnis restoran cepat saji India.
Dua mitra utama Yum! Brands itu sepakat bergabung untuk memperkuat posisi KFC dan mengangkat kembali kinerja Pizza Hut di pasar yang makin kompetitif.
Melalui penggabungan ini, seluruh jaringan KFC dan Pizza Hut di India akan dikelola oleh satu entitas.
Strategi tersebut dipilih untuk mempercepat ekspansi gerai, menekan biaya operasional, dan memperkuat rantai pasok.
Manajemen menilai struktur terpisah selama ini membatasi efisiensi, terutama dalam pengadaan bahan baku, logistik, dan strategi pemasaran.
Kesepakatan merger dilakukan melalui skema pertukaran saham. Devyani International akan menerbitkan 117 saham untuk setiap 100 saham ekuitas Sapphire Foods India.
Nilai transaksi tidak diumumkan secara resmi, tetapi Reuters melaporkan nilainya mencapai 934 juta dollar AS atau sekitar Rp 15,61 triliun, dengan kurs 1 dollar AS setara Rp 16.716.
Manajemen kedua perusahaan menargetkan proses merger rampung dalam 12 hingga 15 bulan, bergantung pada persetujuan regulator dan pemegang saham.
Penggabungan ini diharapkan memberi dorongan baru bagi Pizza Hut, yang tertinggal jauh dari Domino’s di segmen pizza India, sekaligus memperkuat dominasi KFC di segmen ayam goreng cepat saji.
“India adalah pasar prioritas tinggi bagi kami,” kata Kepala Keuangan Yum! Brands, Ranjith Roy, seperti dilansir CNBC, Jumat (2/1/2026).
Roy menilai pasar India masih menyimpan ruang pertumbuhan yang luas. Konsolidasi dua mitra waralaba utama dianggap sebagai cara paling efektif untuk mempercepat pembukaan gerai baru dan meningkatkan profitabilitas melalui efisiensi operasional, terutama di sisi rantai pasok.
Devyani International memperkirakan merger ini akan menghasilkan penghematan dan manfaat operasional tahunan sebesar 2,1 miliar hingga 2,2 miliar rupee.
Nilai tersebut setara sekitar 23 juta hingga 25 juta dollar AS, atau sekitar Rp 384,47 miliar hingga Rp 417,9 miliar. Manfaat penuh diproyeksikan mulai terasa pada tahun kedua setelah merger selesai.
Saat ini, Devyani mengoperasikan lebih dari 2.000 gerai restoran cepat saji di lebih dari 280 kota di India, Nigeria, Nepal, dan Thailand.
Sapphire mengelola 529 restoran KFC dan 338 restoran Pizza Hut di India, serta jaringan Pizza Hut dan Taco Bell di Sri Lanka. Skala gabungan ini dinilai memberi daya tawar lebih kuat dalam menghadapi persaingan dan perubahan selera konsumen.
“India memiliki potensi untuk menjadi permata mahkota sejati di pasar global Yum!, dan pengumuman ini merupakan langkah signifikan dalam perjalanan tersebut,” kata Sumeet Narang, direktur nomine Sapphire Foods India sekaligus pendiri Samara Capital.
Data keuangan terbaru Yum! Brands menunjukkan India kini menjadi negara dengan jumlah gerai terbanyak ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan China. Posisi itu membuat India menjadi fokus utama ekspansi global Yum! Brands dalam beberapa tahun ke depan.
Tag: #demi #efisiensi #pizza #india #merger