Kota Magelang Ternyata Punya Resorts Bintang 5 Hidden Gem di Tepi Sungai Progo
- Kota Magelang di Jawa Tengah, mungkin sebagian orang menganggapnya hanya kota kecil di utara Yogyakarta.
Padahal, lokasi Kota Magelang sebenarnya cukup strategis karena berada di tengah-tengah destinasi wisata alam favorit, seperti Dieng, Kabupaten Semarang, Gunung Andong, hingga Ketep.
Selain itu jika menganggap Kota Magelang tidak ada apa-apanya, maka ternyata anggapa itu adalah salah besar.
Baca juga: Asyik! Bakal Ada Trans Jateng Rute Magelang ke Temanggung
Kota Magelang ternyata punya satu resort mewah bintang lima yang lokasinya tersembunyi. Resor ini tidak menjulang tinggi, bahkan tidak terlihat dari jalan.
Saya yang sering melewati Kota Magelang, bahkan tidak tahu kalau ada resort yang satu ini saking tersembunyinya.
Resor mewah di Kota Magelang
Lalu, apa nama resor itu? Namanya adalah Puri Asri Magelang Hotel & Resort. Lokasinya berada di Kemirirejo, Kota Magelang, sebelah Taman Kyai Langgeng.
Kompas.com sempat berkunjung langsung ke sana saat media trip tiket Green dari tiket.com, Selasa (19/5/2026).
Dari jalan, tidak tampak kemegahan resort ini. Namun begitu menjelajah kawasannya, saya dibuat kagum dengan luasnya tempat ini yang mencapai 10 hektar.
Lokasi resort berada di lereng tanah yang menurun sampai berbatasan dengan Sungai Progo di sebelah barat.
Saat itu, saya menginap di kamar Edelweys yang bertipe Grand Deluxe. Terdapat queen size bed, meja kursi untuk bekerja, smart tv, hingga shower air hangat.
Keistimewaan kamar yang saya tempati adalah lokasinya dekat dan menghadap Sungai Progo. Saat membuka pintu, saya langsung disambut dengan panorama dan suara sungai yang mendamaikan.
Resort dengan banyak aktivitas menarik
Puri Asri Magelang Hotel & Resorts juga tidak hanya tempat untuk sekadar beristirahat. Mempunya area sekitar 10 hektar, ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan.
Saya baru menjajal dua aktivitas di sini karena keterbatasan waktu, yakni:
Memberi makan angsa
Puri Asri Magelang Hotel & Resorts punya cukup banyak koleksi angsa. Pengunjung ternyata bisa memberi makan mereka. Lokasi angsa berada di paling bawah dekat sungai.
Memberi Makan Angsa di Puri Asri Magelang Hotel & Resort, Selasa (19/5/2026).
Sekitar pukul 07.00 WIB setiap pagi, sudah ada petugas yang akan membantu menyiapkan pakan angsa. Pakannya ternyata adalah dari kue kering.
Para angsa pun seolah tahu saat kita hendak memberi makan. Mereka akan langsung datang mengerubungi. Apalagi saat kita memegang keranjang makanan.
Baca juga: Museum Kereta Ambarawa, Dulu Ada Kereta ke Magelang dan Temanggung
Saat memberi makan, saya cukup terkejut saat mereka ikut memasukkan jari saya ke dalam paruhnya. Tidak sakit, tetapi bikin kaget.
Berenang
Terdapat kolam renang yang bisa dimanfaatkan para tamu untuk menyegarkan diri. Lokasinya berada di atas kawasan angsa.
Kolam ini dibuat estetis dengan ornamen air terjun. Selain itu, airnya pun segar karena tidak mengandung kaporit. Kolam juga cukup luas, sehingga aktivitas di sini cukup terasa.
Selain dua aktivitas yang saya coba, masih ada beragam aktivitas menarik lainnya, seperti:
- Rafting
- Paint ball
- Jogging
- Menjajal beragam permainan
- Outbound
- Gathering
- Nge-gym
Resort mewah dengan konsep sustainability
Adapun Puri Asri Magelang Hotel & Resorts sudah mendapatkan label Green di online travel agent tiket.com.
General Manager Puri Asri Magelang Hotel & Resorts Muhammad Munir.
Itu karena tempat ini memang memiliki dan sudah menerapkan konsep sustainability atau berkelanjutan. Hal ini disampaikan langsung oleh General Manager Puri Asri Magelang Hotel & Resorts Muhammad Munir.
"Dunia ini kan global warming, ya. Semua orang sekarang pikirkan bagaimana cara kita lindungi dunia ini, muka bumi ini,” ujar Munir membuka percakapan.
Pengolahan sampah daun jadi pupuk
Salah satu penerapannya dimulai dari pengolahan sampah daun. Dengan kawasan hijau yang sangat luas, Puri Asri menghasilkan banyak sampah daun dan ranting setiap hari. Namun semua itu diolah, bukan dibakar.
“Kalau di sini, satu kalipun tidak bisa lihat ada bakaran asap. Enggak ada. Satu asap pun tidak ada di sini,” tegas Munir.
Baca juga: Gunung Giyanti, Spot Pendakian Cuma 30 Menit dari Kota Magelang
Alih-alih dibuang, daun kering dikumpulkan di satu area khusus untuk dijadikan pupuk organik.
“Daun pun kita tidak buang. Ini kumpul di semua. Kita bikin itu pupuk. Semua pupuk tanaman kita buat sendiri, tidak pakai pupuk beli di luar,” jelasnya.
Hasilnya, seluruh tanaman, taman, dan lanskap hijau Puri Asri dirawat dengan pupuk organik hasil produksi internal.
Lampu hemat energi
Puri Asri yang telah berdiri lebih dari 30 tahun ini terus memperbarui standar ramah lingkungan sejalan dengan perkembangan global. Ribuan lampu konvensional telah diganti menjadi LED, serta beberapa area kini mulai didukung panel surya.
“Lampu-lampu pun kita pakai LED. Dan mulai kita pakai panel surya untuk lebih sustainable,” ungkap Munir.
Baca juga: 6 Candi di Magelang untuk Isi Libur Panjang, Selain Candi Borobudur
Penggunaan kendaraan listrik
Tak hanya itu, kendaraan operasional dalam kawasan hotel sebagian sudah dialihkan menjadi kendaraan listrik untuk menekan polusi.
“Supaya kita tidak mau gunakan banyak asap karena ini benar-benar luxury resorts. Environment harus oksigen yang bersih,” katanya.
Bangunan terbuka untuk hemat energi
Desain fasilitas Puri Asri dibuat sedemikian rupa agar meminimalkan penggunaan listrik, khususnya untuk pendingin ruangan.
Pemandangan di Puri Asri Magelang Hotel & Resort.
“Saya usahakan selalu ada fasilitas terbuka. Supaya kita tidak perlu pakai listrik, tidak perlu pakai AC, langsung dari alam,” jelas Munir.
Bahkan area gym yang sedang direnovasi pun diarahkan untuk tetap efisien energi.
Karyawan dilarang pakai botol plastik
Puri Asri menerapkan kebijakan ketat dalam penggunaan plastik sekali pakai.
“Karyawan tidak pakai plastik minuman, saya tidak izinkan. Setiap departemen ada dispenser, mereka bawa tumbler,” ujar Munir.
Kebijakan ini juga menyasar pemasok.
Baca juga: Itinerary Seharian di Magelang, Weekend Seru nan Sejuk
“Supplier datang, kita usahakan mereka tidak kasih plastik. Barang keluar dari plastik, plastiknya mereka bawa pulang,” tegasnya.
Secara bertahap, hotel menanamkan budaya sustainability kepada seluruh staf.
“Kita mulai sedikit-sedikit, kita memberikan edukasi,” tuturnya.
Pembatasan area merokok
Meskipun tamu tetap diperbolehkan merokok di area tertentu, seluruh kamar di Puri Asri ditetapkan sebagai non-smoking room. Untuk karyawan, aturan lebih ketat lagi.
“Karyawan tidak boleh hisap rokok dalam lingkungan,” ujar Munir.
Langkah ini menjaga kualitas udara tetap bersih di seluruh kompleks resort.
Menjaga sungai tetap bersih
Meski berada di tepi Sungai Progo, pihak Puri Asri tetap menjaga kebersihan sungai itu. Selain tidak membuang limbah dan sampah ke sungai, juga dilakukan pembersihan sungai secara berkala.
"Kita juga bekerja sama dengan kepolisian dan tentara untuk secara berkala membersihkan sungai. Nanti mereka kita beri coffee break free," ujar Munir.
Pihaknya juga saat momen Waisak pada akhir Mei 2026, juga akan mengajak komunitas Buddha untuk melepaskan ikan di sungai dan burung untuk mendukung kelestarian.
Baca juga: 4 Resort di Magelang Sekitar Candi Borobudur, Mulai Rp 700 Ribuan
Pihak Puri Asri juga masih melakukan berbagai program dan kebijakan lainnya yang mendukung konsep sustainability.
Jika ingin menginap di Puri Asri Magelang Hotel & Resorts yang sudah menerapkan konsep sustainability ini, kita bisa memesannya melalui OTA tiket.com.
Untuk memilih akomodasi yang sudah menerapkan konsep sustainability, cukup masukkan filter Green saat mencari.
Tag: #kota #magelang #ternyata #punya #resorts #bintang #hidden #tepi #sungai #progo