Arab Saudi Perketat Akses Masuk ke Mekkah Jelang Puncak Haji 1447 H
Pemerintah Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan menjelang puncak penyelenggaraan ibadah Haji 1447 Hijriah.
Otoritas setempat memperketat akses masuk ke Mekkah dan seluruh kawasan suci, khususnya bagi individu yang tidak memiliki izin resmi sebagai jamaah haji.
Langkah ini ditegaskan oleh Letjen Mohammed Al-Bassami, Direktur Jenderal Keamanan Publik sekaligus Ketua Komite Keamanan Haji Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, dalam konferensi pers gabungan komandan pasukan keamanan haji di Pusat Operasi Keamanan Terpadu, Makkah, Jumat (22/5/2026).
Pengamanan diperketat untuk lindungi jemaah
Letjen Al-Bassami menyatakan bahwa Kerajaan Saudi telah mengerahkan sumber daya manusia dan material dalam jumlah besar demi memastikan keselamatan jamaah, mulai dari kedatangan hingga kepulangan. Upaya ini meliputi:
Baca juga: Jumlah Jemaah Haji 2026 Meningkat dari Tahun Lalu meski Ada Perang
- Pengamanan menyeluruh di kawasan pusat Kota Mekkah
- Pencegahan tindak kriminal
- Pemberantasan pencopetan
- Pengaturan arus lalu lintas di titik-titik padat jamaah
Selain itu, pihak keamanan juga meningkatkan pengawasan terhadap potensi pelanggaran aturan haji.
Sanksi tegas bagi pelanggar dan kampanye haji palsu
Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa aparat aktif memantau dan menindak kampanye haji palsu, termasuk agen perjalanan domestik ilegal. Letjen Al-Bassami menekankan bahwa:
- Individu yang tertangkap mengangkut jamaah tanpa izin resmi dapat dipidana hingga enam bulan penjara
- Denda 50.000 riyal Saudi (sekitar Rp 235 juta) per pelanggar
- Penyitaan kendaraan yang digunakan untuk pelanggaran
- Warga negara asing akan dideportasi dan dilarang masuk Arab Saudi selama 10 tahun
Langkah tegas ini dilakukan untuk menjaga ketertiban serta memastikan keamanan seluruh jamaah haji.
Persiapan pertahanan sipil sudah tuntas
Dalam kesempatan yang sama, Mayjen Dr. Hamoud Al-Faraj, Direktur Jenderal Pertahanan Sipil Kementerian Dalam Negeri, memastikan seluruh pasukan telah menyelesaikan persiapan pencegahan, operasional, hingga penanganan darurat.
Petugas perlindungan jamaah (linjam) bersiaga di kawasan Masjidil Haram, Makkah, Minggu (3/5/2026).
Operasi lapangan dikoordinasikan melalui:
- Pusat Operasi Kawasan Suci
- Pusat Komando dan Kendali di Mina
Koordinasi ini bertujuan memastikan respons cepat apabila terjadi situasi darurat selama masa puncak haji.
Lebih dari 1,5 juta jemaah Haji telah tiba
Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi melaporkan bahwa hingga saat ini total 1.518.153 jamaah internasional telah tiba untuk menunaikan ibadah haji. Rinciannya:
Baca juga: 6.000 Bus Modern Disiapkan untuk Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi
- 1.457.514 jamaah melalui jalur udara
- 54.141 jamaah melalui perbatasan darat
- 6.497 jamaah melalui jalur laut
Jumlah ini diperkirakan terus bertambah seiring mendekatnya puncak ibadah haji.
Tag: #arab #saudi #perketat #akses #masuk #mekkah #jelang #puncak #haji #1447