Wisata Gunung Bromo Ditutup Sementara untuk Pemulihan Ekosistem, Cek Jadwalnya
Ilustrasi Bromo. (Dok. Freepik/jcomp)
17:07
8 April 2026

Wisata Gunung Bromo Ditutup Sementara untuk Pemulihan Ekosistem, Cek Jadwalnya

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) resmi menutup sementara kawasan wisata Gunung Bromo mulai Senin (6/4/2026) pukul 09.00 hingga Minggu (12/4/2026) pukul 10.00 WIB.

Dilansir dari Kompas.com (8/4/2026), kebijakan ini diambil untuk memulihkan ekosistem kawasan konservasi yang mengalami tekanan akibat tingginya aktivitas wisata.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijianta Tjahja Nugraha, menjelaskan bahwa penutupan ini merupakan bagian dari memberi waktu bagi alam untuk beristirahat.

Baca juga: Ditutup Sementara, Wisata Bromo Bakal Buka Lagi pada 12 April 2026

Menurutnya, alam memiliki kesamaan dengan manusia yang membutuhkan jeda untuk melakukan proses pemulihan secara alami.

Rudijianta mengatakan, “Kalau yang ini memang kita untuk pemulihan ekosistem.

Alam itu sama seperti manusia, butuh waktu untuk beristirahat dan memulihkan dirinya.

Tidak mungkin digunakan terus-menerus tanpa jeda,” ujarnya pada Senin (6/4/2026).

Baca juga: Awas Kecele, Wisata Bromo Tutup 6 Hari Bulan April 2026 Ini

Proses pemulihan ini mencakup ruang bagi pertumbuhan vegetasi, ketenangan aktivitas satwa liar, hingga pemulihan struktur porositas pasir di kawasan kaldera.

Ia menekankan bahwa aktivitas kendaraan dan wisatawan yang masif setiap hari dapat menghambat proses alami tersebut.

Pemulihan Pasca-Libur Lebaran

Selama masa penutupan, seluruh aktivitas wisata di kawasan Laut Pasir Bromo dihentikan total, meski kegiatan konservasi dan pengawasan tetap berjalan.

Kebijakan ini sengaja dipilih setelah masa puncak kunjungan libur Lebaran dan Paskah berakhir.

Baca juga: Liburan ke Bromo? Ini 6 Aktivitas yang Wajib Dicoba

Pihak TNBTS melihat adanya penurunan tren kunjungan setelah peak season, sehingga dampak ekonomi terhadap pendapatan wisata tidak terlalu besar.

Kebijakan ini juga menjadi momentum untuk mengembalikan tradisi penutupan kawasan yang sempat terhenti saat pandemi COVID-19.

“Sekarang aktivitas wisata sudah meningkat pesat pasca-pandemi.

Maka kita kembalikan lagi kebijakan ini agar ada keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian,” tambahnya.

Baca juga: Spot Foto Planet Bromo Ternyata Dilarang Dikunjungi, Ini Alasannya

Catatan dari Wisatawan Asing

Langkah penutupan sementara ini menuai apresiasi dari wisatawan mancanegara.

Emmy Verstegen, turis asal Belanda, menilai komitmen TNBTS dalam menjaga kelestarian alam Gunung Bromo sebagai langkah yang krusial untuk keberlanjutan kawasan di masa depan.

“Menurut saya ini sangat penting, bahkan sangat krusial untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Baca juga: Ke Bromo Kini Bisa Naik DAMRI dari Malang dan Surabaya, Ini Jadwalnya

Penutupan seperti ini tidak menjadi masalah, selama tidak terlalu sering dilakukan,” ungkap Emmy.

Namun, ia memberikan catatan kritis terkait rendahnya kesadaran sebagian pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Ia mengaku masih kerap menjumpai sampah plastik yang berserakan di beberapa titik kawasan.

“Bromo itu luar biasa indah, tetapi masih ada wisatawan yang kurang peduli dengan kebersihan.

Sampah plastik masih terlihat, dan ini sangat disayangkan.

Menjaga lingkungan seharusnya menjadi tanggung jawab bersama,” tegas Emmy.

Baca juga: Mau ke Bukit Premium Bromo? Ini Aturan Kunjungan dan Zona Terlarang

Pembenahan di Bromo saat tutup

Meski ditutup untuk wisatawan, berbagai kegiatan positif tetap dilakukan selama masa jeda ini.

Di antaranya:

  • Pembersihan pasca kawasan masa libur panjang
  • Sosialisasi Jalur Lingkar Kaldera Tengger
  • Pelatihan bagi pelaku jasa transportasi jip dan kuda
  • Peningkatan bagi pelaku wisata transportasi di berbagai kabupaten sekitar
  • Kegiatan bakti sosial
  • Peletakan batu pertama penataan kawasan, sebagai bagian dari peningkatan fasilitas dan tata kelola wisata.

Baca juga: Uniknya Suku Tengger di Kawasan Bromo, Peradaban sejak Zaman Majapahit

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, sekaligus memastikan pelayanan wisata di Bromo semakin berkualitas saat nanti dibuka kembali.

Penutupan sementara kawasan Bromo ini akan dimulai pada Senin (6/4/2026) pukul 09.00 WIB hingga Minggu (12/4/2026) pukul 10.00 WIB.

Tag:  #wisata #gunung #bromo #ditutup #sementara #untuk #pemulihan #ekosistem #jadwalnya

KOMENTAR