Cesc Fabregas Pasrah, Nasib Nico Paz di Como Diserahkan ke Mirwan Suwarso
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, menyerahkan sepenuhnya keputusan masa depan Nico Paz di tengah spekulasi transfer yang mengiringi pemain muda tersebut musim ini.(AFP/PIERO CRUCIATTI)
05:47
28 Mei 2026

Cesc Fabregas Pasrah, Nasib Nico Paz di Como Diserahkan ke Mirwan Suwarso

Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, menyatakan pasrah terkait kelanjutan karier Nico Paz bersama I Lariani pada bursa transfer kali ini.

Cesc Fabregas menyerahkan sepenuhnya segala keputusan mengenai masa depan sang pemain kepada jajaran petinggi klub, khususnya presiden klub, Mirwan Suwarso.

Sikap kepasrahan Cesc Fabregas ini muncul di tengah fakta bahwa pemain asal Argentina tersebut memiliki peran yang sangat vital.

Nico Paz terbukti memberikan kontribusi masif dalam keberhasilan Como 1907 menembus ketatnya persaingan untuk lolos ke Liga Champions pada musim depan.

Statistik luar biasa berhasil ditorehkan gelandang berbakat tersebut sepanjang mengarungi kompetisi Liga Italia musim ini.

Baca juga: Cesc Fabregas Berharap Nico Paz Bertahan Usai Como Lolos ke Liga Champions

Ia tercatat sukses membukukan 12 gol serta 7 assist dari total 35 penampilan di atas lapangan.

Tidak hanya tajam dalam urusan mencetak angka, visi bermain yang genius, kemampuan mengeksekusi tendangan bebas, dan akurasi umpan yang spektakuler menjadi keunggulan utamanya.

Performa ini tergolong sangat brilian bagi seorang pemain muda yang baru menjalani debut di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Seperti diketahui publik, Paz merapat ke markas I Lariani pada musim panas 2024 usai didatangkan dari klub raksasa Spanyol, Real Madrid.

Namun, saat melepas gelandang yang kini berusia 21 tahun itu, kubu Los Blancos menyematkan klausul pembelian kembali (buy-back) dalam kontraknya.

Ketentuan ini memberikan hak kepada tim asal ibu kota Spanyol itu untuk memulangkan sang gelandang dengan tebusan yang telah disepakati senilai 9 juta euro.

Adanya klausul inilah yang memicu berbagai spekulasi mengenai masa depan sang pemain di ranah Italia.

Baca juga: Como seperti Universitas, Cesc Fabregas Bisa Bangun Proyek ala Wenger

Berbagai laporan mengindikasikan bahwa saat ini hanya ada dua skenario utama baginya: tetap bertahan membela panji Como atau kembali ke Bernabeu.

Gelandang Como, Nico Paz, merayakan gol kedua timnya pada laga Serie A Italia antara Como dan Inter Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como pada bulan April.AFP/PIERO CRUCIATTI Gelandang Como, Nico Paz, merayakan gol kedua timnya pada laga Serie A Italia antara Como dan Inter Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como pada bulan April.

Apabila klausul tersebut diaktifkan, sang gelandang mau tidak mau harus kembali merumput di kompetisi Spanyol.

Sikap Pasrah Sang Pelatih

Menghadapi potensi kehilangan pilar andalannya, pelatih asal Spanyol tersebut mengakui bahwa skuadnya masih sangat membutuhkan tenaga sang pemain untuk menghadapi kerasnya persaingan Liga Champions musim depan.

Kendati demikian, ia mengaku tidak bisa berbuat banyak dan mempercayakan segala urusan tersebut kepada manajemen di bawah kepemimpinan presiden klub.

"Dia pemain penting bagi kami, terutama untuk musim depan," kata Fabregas dikutip dari TuttoComo.

"Kami sudah mulai membicarakan masa depannya, tapi saya tidak bisa mengatakan apa pn lagi."

"Dia telah menunjukkan banyak hal sebagai pemain dan sebagai pribadi. Lihat saja betapa pedulinya dia bahkan beberapa hari lalu dari bangku cadangan."

"Saya tenang dan menyerahkan semua kepada manajemen klub. Kita lihat apa yang terjadi," tutur eks gelandang Arsenal itu menambahkan.

Baca juga: Incar Iraola Hingga Xavi, Ibrahimovic Cari Fabregas Baru di AC Milan

Kelolosan Dramatis ke Liga Champions

Keberhasilan Como melaju ke kompetisi antarklub paling elite di Eropa itu didapat pada pekan terakhir Liga Italia.

Skuad milik Djarum Group ini sukses melibas Cremonese dengan skor telak 4-1 pada 25 Mei lalu.

Kemenangan meyakinkan tersebut mendongkrak posisi tim ke peringkat keempat klasemen, yang merupakan ambang batas zona Liga Champions.

Kelolosan skuad asuhan Cesc Fabregas ini diwarnai momen dramatis karena rival mereka, AC Milan, justru tersungkur pada saat yang bersamaan.

Berlaga di San Siro, I Rossoneri harus mengakui keunggulan Cagliari dengan skor 1-2. Akibat hasil minor tersebut, Milan tergelincir ke urutan kelima dan terpaksa harus puas berlaga di Liga Europa pada musim mendatang.

Tag:  #cesc #fabregas #pasrah #nasib #nico #como #diserahkan #mirwan #suwarso

KOMENTAR