Akhir Musim Manis Persebaya: Pesta 5 Gol, 6 Clean Sheet Beruntun
- Persebaya Surabaya menutup perjalanan di Super League 2025-2026 dengan meyakinkan.
Tim beralias Bajul Ijo menang telak 5-0 atas Persik Kediri dalam laga pekan ke-34 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (23/5/2026) sore.
Kemenangan tersebut menempatkan Persebaya diposisi keempat klasemen akhir Super League dengan perolehan 58 poin.
Bajul Ijo mengemas 16 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 8 kekalahan sepanjang musim.
Catatan itu menjadi peningkatan dibanding musim sebelumnya saat Persebaya mengakhiri kompetisi dengan 56 poin.
Baca juga: Hasil Persebaya Vs Persik 5-0, Bajul Ijo Berpesta
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengaku puas dengan penampilan tim dan secara khusus memberikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang tetap memenuhi stadion serta menciptakan atmosfer luar biasa selama laga berlangsung.
Kala menjamu Persik Kediri, Persebaya berhasil mendominasi sepanjang laga. Statistik menunjukkan Bajul Ijo mencatatkan 10 shots on target, sedangkan Persik tidak memiliki satu pun tembakan tepat sasaran.
Persebaya juga tampil tajam, terbukti melalui lima gol yang dicetak Malik Risaldi, Bruno Moreira (dua gol), Gustavo Fernandes, dan Bruno Paraiba.
Selain itu, kemenangan atas Persik juga memperpanjang catatan impresif lini belakang Persebaya yang sukses mencatat enam clean sheet secara beruntun di akhir musim.
Baca juga: Finis Keenam di Super League Musim Ini, Malut United Petik Banyak Pelajaran
“Saya sangat senang dengan sikap para pemain. Membuat enam clean sheet beruntun tidaklah mudah, ini kerja keras seluruh tim,” kata pelatih berlisensi UEFA Pro itu.
Keberhasilan menjaga pertahanan tetap solid dinilai menjadi fondasi penting Persebaya untuk menatap musim depan.
Tidak hanya lini depan yang produktif dengan 61 gol, Persebaya juga tampil cukup disiplin dengan hanya kebobolan 35 kali sepanjang musim.
Persaingan Liga Musim Ini Lebih Sulit
Super League 2025-2026 ini menjadi tahun pertama Bernardo Tavares menangani Persebaya. Ia pun membandingkan pengalamannya bersama tim barunya dengan musim pertama di Indonesia saat membawa PSM Makassar menjadi juara.
“Setiap musim berbeda. Di klub sebelumnya saya punya pramusim penuh dan aturan pemain asingnya berbeda (hanya 4),” kata pelatih asal Portugal itu.
Pelatih Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026 Bernardo Tavares asal Portugal.
“Sekarang dengan pemain asing lebih banyak dan paspor Indonesia (pemain naturalisasi), liga jadi jauh lebih sulit. Saya sedikit frustrasi musim ini karena kami kalah 5 kali di beberapa laga yang seharusnya bisa lebih baik. Tapi inilah sepak bola,” imbuhnya.
Meski demikian, ia tetap menilai musim pertama bersama Persebaya berjalan positif. Ia menyebut peningkatan jumlah poin menjadi bukti perkembangan tim.
Finis Empat Besar Jadi Modal Positif Persebaya
Keberhasilan finis di posisi empat Super league 2025-2026 menjadi pencapaian penting bagi Persebaya setelah melewati musim panjang dengan berbagai tekanan dan tantangan.
Menurut Tavares, hasil tersebut layak diapresiasi karena tim mampu menunjukkan perkembangan dibanding musim lalu.
Baca juga: Persebaya Ukir Sejarah di Padang, Bernardo Tavares Ingatkan Soal Fokus
“Ini sangat bagus. Kami meraih poin lebih banyak (58 poin) dibanding musim lalu (56 poin). Jadi Persebaya menjalani musim yang lebih baik sekarang. Ini pencapaian positif,”kata Bernardo Tavares.
Sementara itu di tengah perayaan kemenangan, perhatian juga tertuju pada kaus bertuliskan “Bismillah 2027” yang dikenakan ofisial tim.
Namun, saat ditanya mengenai makna tulisan tersebut, Tavares memilih menyerahkan penjelasannya kepada pihak manajemen.
“Soal itu, silakan tanyakan langsung ke manajemen,” pungkasnya.
Tag: #akhir #musim #manis #persebaya #pesta #clean #sheet #beruntun