BGN: MBG Bukan Hanya Program Pemberian Makan, tapi Investasi Jangka Panjang
Petugas menyiapkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) kategori 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita) sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat di Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Senin (2/2/2026). Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kepulauan Riau mencatat sebanyak 41.369 penerima manfaat kategori ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dilayani program MBG yang tersebar di 133 kelurahan dan desa di wilayah Kepulauan Riau.
20:42
9 Juni 2026

BGN: MBG Bukan Hanya Program Pemberian Makan, tapi Investasi Jangka Panjang

- Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN) Khairul Hidayati mengatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar pemberian makan, tetapi investasi jangka panjang.

Hida menegaskan bahwa pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekuatan ekonomi dan pertahanan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki suatu negara.

“Program MBG bukan sekadar program pemberian makanan, melainkan investasi jangka panjang negara untuk membangun sumber daya manusia yang unggul,” kata Hida dalam Kuliah Pakar Program Magister Hukum Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), dikutip dari keterangan pers, Selasa (9/6/2026).

Hida menyebut, investasi pada pemenuhan gizi menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa.

Baca juga: Kemenkes Siapkan Ahli Kesehatan dan Gizi Anak untuk Bantu Tata Kelola BGN

“Dari program ini kita ingin melahirkan generasi yang sehat, cerdas, disiplin, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata dia.

Menurut dia, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan fisik, kemampuan kognitif, prestasi pendidikan, hingga produktivitas seseorang di masa depan.

Oleh karena itu, kebijakan pemenuhan gizi harus dipandang sebagai bagian penting dari strategi pembangunan nasional yang berkelanjutan.

“Ketika kebutuhan gizi terpenuhi dengan baik, maka anak-anak Indonesia memiliki kesempatan yang lebih besar untuk tumbuh optimal, berprestasi, dan menjadi sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat global,” kata dia.

Ia menuturkan, program MBG dirancang untuk menjangkau kelompok sasaran prioritas seperti peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Baca juga: Nanik Mengaku Jadi Ketua Kelas di BGN, Keputusan Diambil Secara Kolektif

Selain mendukung pencegahan stunting dan masalah gizi, program diklaim dapat berkontribusi dalam meningkatkan konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta kualitas pendidikan generasi muda Indonesia.

“Melalui program MBG, pemerintah sedang menyiapkan fondasi bagi lahirnya generasi unggul yang akan menjadi penggerak pembangunan, penjaga ketahanan nasional, dan penentu masa depan Indonesia,” ujar Hida.

Tag:  #bukan #hanya #program #pemberian #makan #tapi #investasi #jangka #panjang

KOMENTAR