Nanik Mengaku Jadi ''Ketua Kelas'' di BGN, Keputusan Diambil Secara Kolektif
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menyebutkan, pimpinan BGN kini lebih bersifat kolegial sehingga ia tidak akan mengambil keputusan tanpa persetujuan dua wakilnya.
"Saya hanya sebagai 'ketua kelas' saja. Semua akan kami putuskan bersama," kata Nanik dalam pertemuan dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di kantor Kemenkes, Jakarta, Selasa (9/6/2026), dikutip dari siaran pers.
Nanik pun mengaku senang didampingi dua orang wakil kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.
Baca juga: Sah! Nanik Jadi Kepala BGN, Apa Janji-janjinya?
Pasalnya, Agustina merupakan auditor yang punya pengalaman 36 tahun, sedangkan Trenggono berlatar belakang sebagai jenderal.
Nanik juga berterima kasih atas apresiasi dan dukungan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin beserta seluruh jajarannya kepada BGN.
"Ke depan, Insyaa Allah, kerja sama ini akan terus berlanjut dan semakin erat, dalam upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045," ujar dia.
Nanik menjelaskan, terdapat empat langkah yang akan diambil pimpinan BGN dalam rangka menata ulang tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca juga: Kemenkes Siapkan Ahli Kesehatan dan Gizi Anak untuk Bantu Tata Kelola BGN
Empat langkah itu meliputi refocusing penerima manfaat, moratorium pembangunan dapur baru, pembenahan dapur yang telah beroperasi, serta penyusunan skema baru pelaksanaan MBG di wilayah 3T.
"Untuk refocusing penerima manfaat, kami memerlukan dukungan Kementerian Kesehatan. Sebab fokus sasaran penerima manfaat MBG ke depan adalah kalangan 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita), yang menjadi domain isu Kemenkes," kata Nanik.
Sementara itu, Menkes menyampaikan akan mendukung tata kelola BGN dengan menyiapkan para ahli kesehatan dan gizi anak.
"Silakan siapa pun yang dipilih, kami menyiapkan yang terbaik, silakan Ibu yang memutuskan. Saya sangat mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah yang telah ditetapkan jajaran pimpinan baru BGN," kata Budi.
Tag: #nanik #mengaku #jadi #ketua #kelas #keputusan #diambil #secara #kolektif