Mabes TNI Sebut Lokasi Pembangunan Yon TP Ditentukan Pemda
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)
15:54
9 Juni 2026

Mabes TNI Sebut Lokasi Pembangunan Yon TP Ditentukan Pemda

Markas Besar (Mabes) TNI menegaskan, lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) ditentukan oleh pemerintah daerah (pemda), bukan TNI.

“Jadi Pemda yang menentukan, bukan kita TNI yang menunjuk langsung (lahan untuk bangun Yon TP),” kata Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen TNI Muhammad Nas di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).

Terkait polemik yang muncul di sejumlah daerah mengenai penggunaan lahan untuk pembangunan Yon TP, Nas menjelaskan, TNI menggunakan lahan milik pemerintah.

Baca juga: TNI AD Ungkap Sudah Terbentuk 30 BTP dan 155 Yon TP

Menurut dia, sejumlah sengketa yang muncul sering kali berawal dari perbedaan persepsi terkait status kepemilikan lahan.

Nas mencontohkan, ada warga yang telah menempati suatu lahan selama puluhan tahun tanpa memiliki sertifikat sehingga menganggap lahan tersebut sebagai miliknya.

Padahal, berdasarkan data pemerintah daerah, lahan itu merupakan aset pemda.

Baca juga: TNI Polri di Jabatan Sipil, Pengamat: Pimpin Batalyon Berbeda dengan Lembaga Pemerintah

“Jadi kalau ada masyarakat yang komplain, ‘ini tanah kami’, nah perlu kita lihat di situ sertifikatnya. Karena pemerintah daerah menentukan,” ucap dia.

Ia menegaskan, TNI tidak serta-merta menentukan lokasi pembangunan Yon TP secara sepihak.

“Inilah pemerintah daerah yang menunjukkan tempat itu Mas. Bahkan kalau kita lihat, YonTP sekian namanya ini, itu pemberian nama dari pemerintah, dari tokoh adat sana,” imbuh dia.

Baca juga: TNI AD Akan Bangun Batalyon TP di Setiap Kabupaten, Optimis Dongkrak Ekonomi Daerah

Nas juga menyebut keterlibatan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat terlihat dari pemberian nama sejumlah Yon TP yang mengangkat identitas lokal.

Salah satunya Yon TP 840/Golok Sakti di Kabupaten Lebak, Banten yang menggunakan nama senjata tradisional yang memiliki nilai historis di daerah tersebut.

“Bahkan kalau kita lihat, YonTP sekian namanya ini, itu pemberian nama dari pemerintah, dari tokoh adat sana,” kata Nas.

Tag:  #mabes #sebut #lokasi #pembangunan #ditentukan #pemda

KOMENTAR