Blueberry hingga Apel, Ini Buah yang Disebut Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Selama ini, banyak orang mengenal anjuran makan lima porsi buah dan sayur setiap hari untuk menjaga kesehatan. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa jenis buah dan sayur yang dipilih juga dapat membuat perbedaan, terutama untuk kesehatan jantung.
Melansir Medical News Today (8/6/2026), studi yang diterbitkan dalam jurnal Food & Function menemukan bahwa sebagian besar orang belum mengonsumsi cukup flavanol, senyawa alami pada tumbuhan yang dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.
Padahal, flavanol banyak ditemukan pada sejumlah buah yang mudah dijumpai sehari-hari, seperti blueberry, apel, pir, dan anggur.
Baca juga: Apa yang Terjadi Jika Makan Tomat Setiap Hari? Ahli Gizi Ungkap 4 Manfaatnya
Apa itu flavanol dan mengapa penting untuk jantung?
Flavanol merupakan kelompok senyawa alami pada tumbuhan yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.
Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa flavanol dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, menurunkan risiko penyakit jantung, meningkatkan fungsi kognitif, hingga berpotensi melindungi tubuh dari beberapa jenis kanker.
Profesor nutrisi dan ilmu pangan dari University of Reading, Inggris, sekaligus penulis senior studi, Gunter G.C. Kuhnle, PhD, mengatakan bahwa penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dan masalah kesehatan di berbagai negara.
"Pola makan merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung yang dapat dimodifikasi. Karena itu penting untuk menemukan cara yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit tersebut," ujar Kuhnle.
Baca juga: Milk vs Dark Chocolate: Mana yang Terbaik untuk Jantung?
Tidak semua buah dan sayur memiliki manfaat yang sama
Ilustrasi apel merah. Ahli menyebut sejumlah buah kaya flavanol dapat membantu mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Dalam penelitian ini, para peneliti menganalisis data pola makan lebih dari 30.000 orang di Amerika Serikat dan Inggris, termasuk asupan flavanol mereka.
Hasilnya menunjukkan bahwa kurang dari satu dari lima orang mengonsumsi flavanol dalam jumlah yang direkomendasikan setiap hari untuk membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Menurut Kuhnle, Academy of Nutrition and Dietetics merekomendasikan asupan flavanol sekitar 400–600 miligram per hari.
Temuan ini menunjukkan bahwa memenuhi target lima porsi buah dan sayur setiap hari memang penting. Namun, manfaat kesehatan dapat ditingkatkan dengan memilih buah dan sayur yang kaya senyawa tertentu, termasuk flavanol.
"Kami menemukan bahwa mengonsumsi lima porsi buah dan sayur tetap penting, tetapi manfaatnya bisa lebih besar jika seseorang secara sengaja memilih makanan yang kaya senyawa tertentu," kata Kuhnle.
Baca juga: Bukan Cuma Hemat, Memasak di Rumah Ternyata Baik untuk Mental dan Jantung
Buah apa yang kaya flavanol?
Ahli gizi terdaftar sekaligus pemilik Nutrition-In-Sight, Monique Richard, MS, RDN, LDN, menjelaskan bahwa beberapa buah mengandung flavanol dalam jumlah yang relatif tinggi.
Menurut Richard, sumber flavanol yang baik antara lain:
- Apel dengan kulitnya
- Blueberry
- Blackberry
- Anggur
- Pir
Selain buah, flavanol juga ditemukan pada teh hijau, teh hitam, kakao, cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70 persen, serta beberapa jenis kacang-kacangan.
"Apel dengan kulitnya, segenggam blackberry, secangkir teh hijau, dan satu porsi kakao dalam sehari dapat memberikan kombinasi senyawa yang berpotensi membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular," ujar Richard.
Baca juga: Minum 4 Cangkir Kopi Sehari, Amankah untuk Jantung? Ini Kata Dokter
Cara menambah asupan flavanol sehari-hari
Richard menyarankan beberapa langkah sederhana untuk meningkatkan asupan flavanol dari makanan sehari-hari.
Misalnya, tetap mempertahankan kulit buah yang dapat dimakan setelah dicuci bersih, terutama pada apel dan pir.
Ia juga menyarankan mengonsumsi teh hijau atau teh hitam sebanyak dua hingga tiga cangkir per hari, serta menambahkan blueberry, blackberry, atau cranberry ke dalam yogurt, salad, smoothie, maupun makanan lainnya.
Meski begitu, Richard mengingatkan bahwa tujuan utama bukanlah mengejar satu jenis nutrisi tertentu.
"Tujuannya bukan berfokus pada satu nutrisi atau kelompok antioksidan tertentu. Yang lebih penting adalah menciptakan pola makan yang beragam, kaya bahan pangan nabati, dan penuh warna agar tubuh mendapatkan ribuan senyawa bermanfaat yang bekerja bersama-sama," kata Richard.
Sementara itu, ahli jantung intervensi dari MemorialCare Saddleback Medical Center, Dr Cheng-Han Chen, mengatakan bahwa buah dan sayur tetap mengandung banyak nutrisi penting lain selain flavanol, seperti vitamin, mineral, dan serat.
Karena itu, ia tetap menganjurkan masyarakat untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayur sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jantung.
"Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian utama. Memahami bagaimana pola makan dapat mendukung kesehatan jantung akan membantu mengurangi beban penyakit ini di masyarakat," ujar Chen.
Baca juga: Usai Kena Serangan Jantung di Usia 43, Pria Ini Turun 22 Kg dan Kini Ikut Marathon
Tag: #blueberry #hingga #apel #buah #yang #disebut #baik #untuk #menjaga #kesehatan #jantung