6 Hobi yang Bantu Menjaga Otak Tetap Tajam, Termasuk Bermain Game
Ilustrasi membaca buku(freepik.com)
19:35
24 Mei 2026

6 Hobi yang Bantu Menjaga Otak Tetap Tajam, Termasuk Bermain Game

- Kehidupan modern sering menuntut banyak orang untuk merampingkan rutinitas harian demi menekan tingkat stres.

Padahal, ritme hidup yang terlalu nyaman justru bisa berdampak buruk bagi fungsi kognitif. Otak pada dasarnya sangat membutuhkan tantangan dalam kadar tertentu agar bisa terus berkembang.

Menjaga kesehatan dan ketajaman otak tidak harus menggunakan teknologi paling mutakhir. Ada sejumlah aktivitas harian sederhana yang efektif menguatkan kinerja pikiran secara signifikan dan mudah dilakukan oleh siapa saja.

Baca juga: 5 Kebiasaan yang Bikin Otak Tetap Tajam hingga Tua Menurut Ahli Saraf, Apa Saja?

Pilihan hobi yang menjaga otak tetap tajam

1. Bergabung dengan komunitas atau klub buku

Konselor profesional berlisensi dan pelatih utama di Center for Brain Health, Stacy Vernon, LPC, sangat menyarankan penambahan interaksi sosial saat membaca, sepreti bergabung dengan klub buku.

"Paparan terhadap berbagai macam bahan bacaan dapat mengungkapkan sudut pandang yang baru dan lensa baru untuk melihat dunia," ujar dia, mengutip Real Simple, Minggu (24/5/2026).

Membahas beragam ide baru dengan sesama pembaca menantang pemikiran seseorang, sekaligus memperkuat kapasitas otak untuk berinovasi, meskipun tidak semua pendapat mungkin bisa kamu terima.

2. Menikmati waktu di alam terbuka

Memilik hobi di ruang terbuka seperti mendaki, bersepeda, atau bahkan mengamati burung, rupanya membawa dampak yang sangat positif bagi otak.

Baca juga: Tak Cuma Bikin Otak Tajam, Ini 7 Manfaat Berani Mencoba Hal Baru

Ilustrasi mendaki gunung.Dok. Freepik/Freepik Ilustrasi mendaki gunung.

"Ketika orang menghabiskan waktu di lingkungan alami, otak cenderung menunjukkan tanda-tanda penurunan stres dan peningkatan regulasi emosional," jelas Vernon.

Berada di alam juga dapat menciptakan perasaan kagum, yang dapat merangsang fleksibilitas mental dan kreativitas.

3. Terlibat aktif dalam kegiatan sosial

Ternyata, mengabdi untuk aksi kemanusiaan mampu menekan stres sekaligus menghambat penurunan kognitif. Menurut Vernon, rasa memiliki tujuan hidup adalah prediktor kuat dari kesehatan otak yang lebih baik.

"Selami apa yang paling kamu hargai dalam hidup dan lihatlah bagaimana hal itu membuat setiap langkahmu jadi lebih berarti. Jangan ragu untuk membangun koneksi dengan mereka yang punya cara pandang berbeda," kata dia.

4. Bermain teka-teki dan game strategi

Menurut Vernon, menyelesaikan puzzle yang sulit bisa merangsang otak untuk lebih inovatif.

"Coba pilih permainan yang seru, tapi tetap menantang kita untuk mengambil keputusan dan memecahkan masalah," ucap dia.

Vernon juga menekankan bahwa tidak semua game memberikan stimulasi yang sama. Beberapa game online seringkali hanya membuat seseorang sekadar "sibuk" tanpa melatih logika. Untuk menghindarinya, jangan ragu untuk mencoba jenis permainan baru secara berkala.

Baca juga: Hati-hati, 8 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Otak

Menariknya, sesi bermain bersama juga bisa jadi ajang sosialisasi yang baik bagi kesehatan mental. Vernon menyarankan untuk mengundang teman-teman dengan latar belakang berbeda agar permainan jadi lebih seru dan menantang.

Ilustrasi bermain drum.Dok. Freepik/jcomp Ilustrasi bermain drum.

5. Belajar memainkan alat musik

Dokter perawatan primer dan kepala petugas medis di Grey Matters: Precision Brain Health Centers, William Nields, sepakat bahwa instrumen musik memberikan stimulasi besar.

"Ini mengharuskan otak memproses informasi baru, membangun daya ingat, mengenali pola, dan mengembangkan keterampilan baru. Bahkan jika kamu hebat dalam bermusik, memperkenalkan sesuatu yang baru dapat menajamkan otak," ujar dr. Nields.

Sudah banyak penelitian yang membuktikan adanya kaitan erat antara bermain musik dengan kesehatan otak. Menurut Emil? Radyt?, PhD, seorang ahli saraf, berlatih musik adalah salah satu cara paling efektif untuk mengubah struktur otak ke arah yang lebih baik.

Baca juga: Hindari Langsung Cek HP Saat Bangun Tidur, Dokter Jelaskan Dampaknya pada Otak

Ia menambahkan, bermain alat musik bagaikan paket olahraga lengkap bagi otak karena melatih saraf motorik, caramu memproses suara, daya ingat, hingga emosi sekaligus.

Menariknya, manfaat ini tidak hanya terbatas bagi mereka yang belajar musik sejak kecil. Orang dewasa yang baru mulai belajar musik pun tetap bisa merasakan peningkatan fungsi otak, walaupun prosesnya tidak secepat anak-anak.

6. Mempelajari bahasa asing

Menguasai bahasa asing memang tidak semudah saat kamu masih kecil, begitu pula dengan belajar instrumen musik. Namun, tantangan inilah yang membuat hobi tersebut sangat bagus untuk kesehatan otak jika ditekuni dengan sabar.

Menurut Radyt, orang yang terbiasa menggunakan dua bahasa cenderung bisa menunda risiko demensia empat hingga lima tahun lebih lama.

Tag:  #hobi #yang #bantu #menjaga #otak #tetap #tajam #termasuk #bermain #game

KOMENTAR