Trump Klaim Iran-Israel Kini Sepakat untuk ''Saling Diam'' Seminggu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berjalan menaiki pesawat kepresidenan di Bandara Morristown, Negara Bagian New Jersey, 22 Mei 2026.(AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
12:54
9 Juni 2026

Trump Klaim Iran-Israel Kini Sepakat untuk ''Saling Diam'' Seminggu

- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Israel dan Iran akan saling membiarkan satu sama lain setidaknya selama seminggu.

Hal ini terjadi setelah ia melakukan percakapan telepon dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

“Dia (Netanyahu) diserang dan dia membalas, saya tidak bisa menyalahkannya untuk itu,” kata Trump, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (9/6/2026).

“Tapi dia dipukul, dia membalas, dan sekarang mereka sudah mengakhiri semuanya. Jadi mereka akan saling membiarkan satu sama lain selama seminggu lagi atau lebih,” sambungnya.

Baca juga: Bukan Sekadar Balas Dendam, Serangan Rudal Iran ke Israel Ungkap Ambisi Teheran

Tahap akhir negosiasi dengan Iran

Trump juga mengeklaim bahwa AS sedang dalam tahap akhir dari kesepakatan dengan Iran.

"Kesepakatan yang sangat baik yang tidak akan mengizinkan senjata nuklir dan lain sebagainya, dalam bentuk apa pun," ujarnya.

“Selat (Hormuz) akan langsung terbuka. Akan terbuka segera setelah penandatanganan yang bisa dilakukan dalam dua atau tiga hari,” tambahnya.

Ia turut menegaskan bahwa AS kemungkinan besar tak akan lagi menyerang Iran, meski bisa melakukannya dengan mudah.

Baca juga: Isi Telepon Terungkap, Trump Kesulitan Kendalikan Netanyahu dalam Perang Iran

Alih-alih perang, Trump mengeklaim blokade terhadap Iran jauh lebih efektif untuk menekan Teheran.

“Jika kita melakukan pengeboman, Anda tahu banyak orang akan terbunuh. Siapa yang mau melakukan itu? Saya tidak mau dan kita akan memiliki dokumen yang ditandatangani yang sebenarnya lebih kuat daripada melakukan pengeboman,” jelas dia.

“Yang terbukti sangat ampuh adalah blokade. Blokade ternyata jauh lebih kuat daripada pengeboman dan itu benar-benar kombinasi antara serangan awal kita dan kemudian blokade, tetapi Anda tahu ekonomi mereka benar-benar menderita. Mereka akan membuat kesepakatan,” lanjutnya.

Baca juga: Nekat Serang Iran, Netanyahu Pertaruhkan Hubungan Dekat dengan Trump

Sesumbar menang lawan Iran

Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa negaranya akan meraih kemenangan total atas Iran dalam dua pekan ke depan. 

Trump melontarkan klaim tersebut dalam sebuah kampanye virtual untuk mendukung Senator Lindsey Graham, sekutu dekatnya dari Partai Republik, Senin (9/6/2026).

"Kami telah menjadi tim yang sangat tangguh, dan saya rasa kami sedang memenangkan pertempuran itu. Namun kalian benar-benar akan memenangkannya dalam dua pekan ke depan ketika kami menyatakan kemenangan total," ujar Trump, dikutip dari TRT World.

"Itu akan menjadi kemenangan total. Ini akan terjadi sangat segera, dan harga minyak akan turun drastis," tutur Trump.

Tag:  #trump #klaim #iran #israel #kini #sepakat #untuk #saling #diam #seminggu

KOMENTAR