Memanas, Presiden Kuba Curigai Trump Siapkan 3 Skenario Gulingkan Pemerintah
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menuduh Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan tiga skenario untuk meningkatkan tekanan terhadap Kuba.
Pernyataan tersebut disampaikan Diaz-Canel dalam wawancara dengan media digital Spanyol elDiario.es yang diterbitkan pada Senin (8/6/2026).
“Mereka bertaruh pada tiga skenario,” kata Diaz-Canel, seperti dikutip AFP.
Baca juga: Jaringan Hotel Indonesia Hengkang dari Kuba, Terimbas Sanksi AS
Trump siapkan tekanan ekonomi
Menurut Presiden Kuba, skenario pertama yang akan dilancarkan Trump adalah menggunakan tekanan ekonomi untuk memicu ketidakstabilan sosial di Kuba.
“Skenario pertama adalah melalui pencekikan ekonomi untuk memprovokasi kerusuhan sosial, dan agar kerusuhan sosial itu kemudian memberi mereka kesempatan, dengan dalih bantuan kemanusiaan, untuk melakukan intervensi,” ujarnya.
Ia kemudian menyebut skenario kedua adalah melanjutkan tekanan ekonomi dan politik terhadap Kuba dengan tujuan menguasai perekonomian negara tersebut.
“Skenario kedua adalah melanjutkan dialog koersif dengan Kuba, menggunakan tekanan maksimum, untuk menyita ekonomi Kuba, menduduki negara itu secara ekonomi, dan hal itu kemudian memberi mereka kemungkinan untuk memprovokasi perubahan dalam sistem politik, yang merupakan tujuan akhir Amerika Serikat,” kata Diaz-Canel.
Pernyataan Diaz-Canel ini disampaikan setelah AS disebut menekan sejumlah perusahaan asing agar menghentikan aktivitas bisnis mereka di Kuba dengan ancaman sanksi terhadap pihak yang melakukan kesepakatan dengan perusahaan milik negara Kuba.
AS juga menjatuhkan sanksi baru terhadap Diaz-Canel dan keluarganya, serta anggota keluarga Castro.
Baca juga: AS Cari Orang Dalam untuk Gulingkan Rezim Kuba, Mau Ulangi Kesuksesan di Venezuela
Pria berusia 66 tahun itu menilai tekanan tersebut merupakan bagian dari upaya AS untuk mendorong perubahan politik di Kuba.
Presiden Kuba singgung kemungkinan agresi militer
Selain tekanan ekonomi, Diaz-Canel juga menyebut kemungkinan adanya opsi militer dalam kebijakan AS terhadap Kuba.
“Skenario ketiga adalah agresi militer,” kata Diaz-Canel.
Ia menambahkan bahwa ketiga kemungkinan tersebut pernah disebut oleh Trump dan “terus-menerus ada dalam apa yang dikatakan Menteri Luar Negeri AS,” merujuk pada Marco Rubio yang merupakan keturunan Kuba-Amerika.
Menghadapi kemungkinan tindakan militer, Díaz-Canel mengatakan bahwa Kuba memiliki hak untuk mempersiapkan diri mempertahankan negaranya.
Ia menegaskan, persiapan tersebut dilakukan agar Kuba tidak mengalami “kejutan” maupun “kekalahan.”
Baca juga: Kuba Tak Lagi Digdaya, Tapi Rekam Jejak Militernya Pernah Bikin AS Waspada
Tag: #memanas #presiden #kuba #curigai #trump #siapkan #skenario #gulingkan #pemerintah