New York Lockdown demi Trump Bisa Tonton Langsung Final NBA, Warga Mengeluh
Kota New York memperketat pengamanan pada Senin (8/6/2026) ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyaksikan secara langsung pertandingan ketiga tim kesayangannya, New York Knicks, di final Asosiasi Bola Basket Nasional (NBA).
Pengetatan keamanan itu membuat area sekitar arena praktis mengalami lockdown, dengan pembatasan akses bagi warga tanpa tiket.
Polisi memasang perimeter keamanan ketat di sekitar Madison Square Garden, arena ikonik di Manhattan yang menjadi tuan rumah laga Knicks melawan San Antonio Spurs.
Baca juga: Trump Naik Pitam, Desak Iran dan Israel Hentikan Baku Tembak
Otoritas melarang penggemar tanpa tiket mendekati area beberapa blok dari arena dan juga melarang acara nonton bersama di luar gedung, berbeda dengan dua pertandingan playoff sebelumnya yang dipenuhi kerumunan pendukung yang merayakan kemenangan.
Para pemegang tiket diminta datang setidaknya dua jam sebelum pertandingan dimulai pada pukul 20.30 waktu setempat untuk melewati pemeriksaan keamanan seperti di bandara. Penonton juga tidak diperbolehkan membawa tas ke dalam arena.
"Pesannya sederhana: rayakan Knicks, tetapi hindari area MSG malam ini jika Anda tidak memiliki tiket pertandingan," kata Komisaris NYPD Jessica Tisch dalam konferensi pers.
Jurnalis AFP melihat pagar setinggi sekitar 3 meter dipasang di sejumlah bagian Madison Square Garden, sementara personel Secret Service dalam jumlah besar dikerahkan untuk melindungi Trump.
Para agen keamanan, termasuk yang membawa senjata berat, bekerja bersama ratusan petugas NYPD ketika massa berkumpul di jalanan sekitar arena dan lokasi nonton publik lainnya di kota tersebut.
Warga kritik dampak kunjungan Trump
Kunjungan Trump memicu kritik dari sejumlah warga New York dan politisi Partai Demokrat yang menilai kehadirannya mengganggu suasana pesta olahraga besar tersebut.
"Di salah satu momen terbaik yang dinikmati NYC dalam beberapa dekade, (Trump) membuat semuanya tentang dirinya sendiri. Trump harus MENINGGALKAN KAMI SENDIRI! Dia tidak diinginkan di sini," tulis Pemimpin Minoritas Senat AS Chuck Schumer di platform X.
Namun, sebagian penggemar tetap menyambut kedatangan Trump meski mengeluhkan dampak pengamanan yang diberlakukan.
Anthony Pulley, 43 tahun, seorang penggemar Knicks, mengatakankepada AFP, "Saya pikir ini menyebalkan. Saya pikir ini benar-benar merusak semua acara nonton bersama. Tapi cukup keren dia ingin datang dan menjadi bagian dari ini."
Baca juga: Trump Marah Saat Wawancara, Langsung Keluar dan Injak Clip-On
Trump hadiri laga saat Knicks kejar gelar
Pemain Golden State Warriors Stephen Curry (kanan) melakukan tos dengan Draymond Green di hadapan pemain lain, saat bertemu New York Knicks di Madison Square Garden, New York City, Jumat (28/2/2014). Warriors menang 126-103.
Knicks memasuki pertandingan ketiga dengan keunggulan 2-0 dalam seri final best of seven melawan Spurs. Seri kemudian berpindah ke New York untuk laga ketiga dan keempat.
Tim asal kota terbesar di Amerika Serikat itu tengah memburu gelar juara NBA pertama sejak 1973, membuat dukungan terhadap Knicks meningkat tajam di seluruh kota.
Harga tiket pertandingan kali ini berada di luar jangkauan sebagian besar warga New York, tetapi Madison Square Garden tetap dipenuhi penonton, termasuk sejumlah selebritas di sisi lapangan.
Wali Kota New York Zohran Mamdani juga hadir setelah membeli tiket seharga hampir 1.000 dollar AS (sekitar Rp 18 juta).
Secret Service kerahkan teknologi anti-drone
Secret Service menyiapkan teknologi penangkal drone sebagai bagian dari operasi pengamanan presiden. Trump sebelumnya menghadapi tiga dugaan upaya pembunuhan dalam waktu kurang dari dua tahun.
Adapun Trump, yang dikenal sebagai penggemar lama Knicks, terakhir kali mengunjungi Madison Square Garden pada November 2024 untuk menyaksikan pertandingan UFC setelah memenangkan pemilu. Ia juga pernah menggelar kampanye di arena tersebut.
"Fokus Secret Service sederhana: Memastikan semua orang yang menghadiri pertandingan dapat menikmati dan memiliki pengalaman yang aman, sementara kami menjalankan tanggung jawab untuk melindungi Presiden Amerika Serikat," kata Agen Khusus Secret Service Matt McCool.
Baca juga: Trump Ngaku Hubungi Hizbullah, Ternyata Ini yang Terjadi
Tag: #york #lockdown #demi #trump #bisa #tonton #langsung #final #warga #mengeluh