Pasar Kripto Hari Ini, Tether dan USDC Menjanjikan
- Selain penurunan Bitcoin dan Ethereum, pasar kripto hari ini juga diwarnai oleh kenaikan Tether (USDT) dan USDC.
Mengutip coinmarketcap.com, Selasa (9/6/2026) pukul 10.55 WIB, Tether terus menerus merangkak naik, stabil dalam sejam terakhir hanya turun 0,02 persen, 24 jam terakhir 0,03 persen, namun dalam sepekan terakhir naik 0,10 persen di angka 0,9995 dollar AS (Rp 18.170).
Nilai kapitalisasi Tether mencapai Rp 3.380 triliun.
Baca juga: Bursa Kripto CFX Ungkap Tantangan Terbesar Industri, Bukan Lagi soal Adopsi
Masa depan Tether lebih bergantung pada pemeliharaan kepercayaan melalui regulasi dan transparansi yang terbukti, daripada grafik harga.
Bagi spekulator, risiko utamanya adalah terputusnya jaminan 1:1 per dollar AS yang kemungkinan besar akan berasal dari krisis kepercayaan daripada fluktuasi pasar.
Sebagai informasi, 1 koin Tether dijamin 1 dollar AS, hal ini membuatnya menjanjikan untuk investasi mata uang digital jangka pendek-menengah.
Baca juga: CFX Dorong Inovasi Aset Kripto Lokal, OJK Siapkan Regulatory Sandbox
USDC naik
Sama seperti Tether, USDC mengalami kenaikan, sejam terakhir naik 0,01 persen, 24 jam terakhir naik 0,00 persen dan sepekan terakhir naik 0,02 persen di angka 0.9996 dollar AS (Rp 18.270).
Nilai kapitalisasinya mencapai Rp 1.350 triliun.
Undang-Undang CLARITY Amerika Serikat (AS) (UU Kejelasan Pasar Aset Digital) dapat memperkuat kedudukan hukum USDC, mendorong adopsi institusional dan permintaan terhadap stablecoin tersebut.
Baca juga: Apa Itu USDT? Stablecoin yang Banyak Dipakai Trader Kripto
Namun, stabilitas harga USDC terancam oleh ketidakpastian regulasi dan persaingan yang semakin ketat, bukan oleh cadangannya/nilai kapitalisasinya.
Jika UU Clarity lolos, USDC dan Tether diprediksi bullish sangat tinggi.
Bitcoin dan Ethereum turun
Bitcoin mengalami penurunan hari ini, Selasa (9/6/2026) pukul 10.27 WIB berara di kisaran 62.700 dollar AS (Rp 1,13 miliar).
Kemarin Senin, Bitcoin masih berada di angka 63.310 dollar AS (Rp 1,15 miliar).
Dikutip dari coinmarketcap.com, bitcoin terkoreksi 0,74 persen dalam 24 jam terakhir. Sementara dalam sepekan telah turun 11,47 persen.
Baca juga: Bursa Kripto CFX Gelar Konferensi, Bahas Masa Depan Aset Kripto Indonesia
Adapun nilai kapitalisasi mencapai Rp 24,1 kuadriliun.
Penurunan Bitcoin menandakan adanya diversifikasi para spekulator ke instrumen lain seperti saham AI hingga jelang IPO SpaceX.
Selain Bitcoin, Ethereum ikut minus dalam 24 jam terakhir sudah turun 1,05 persen, sepekan turun 16,82 persen, dan sejam terakhir 0,01 persen di angka 1.663,75 dollar AS (Rp 29 juta).
Baca juga: Kapitalisasi Kripto Turun 1,6 Persen Tertekan Inflasi AS
Nilai kapitalisasi Ethereum di angka Rp 3.691 triliun saat ini, meski mengalami penurunan ETH masih dianggap kripto yang mendatangkan untung.
Spekulator memprediksi Ethereum masih tetap bertahan di angka 1.663 dollar AS meski ada kemungkinan anjlok lagi 0,03 persen hari ini.
Ethereum turun 1,24 persen menjadi $1.667,32 dalam 24 jam, lebih buruk dibandingkan Bitcoin yang sedikit melemah, terutama didorong oleh arus keluar institusional yang terus-menerus dan hambatan makro yang menekan aset berisiko.
Kemungkinan bullish pada pekan ini juga tipis.
Baca juga: Industri Kripto RI Tumbuh, Platform Exchange Perkuat Ekspansi Layanan