WTO Lihat Tanda Perdagangan Barang Global Mulai Melambat
Logo WTO (World Trade Organization)(Wikipedia.org)
07:36
6 Juni 2026

WTO Lihat Tanda Perdagangan Barang Global Mulai Melambat

Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) melihat tanda perlambatan pada perdagangan barang global.

Meski begitu, perdagangan barang dunia masih menunjukkan daya tahan pada paruh pertama 2026.

Kondisi itu terjadi di tengah gangguan luas akibat konflik Timur Tengah.

WTO menyebut dampak negatif konflik tersebut sebagian tertahan oleh lonjakan permintaan komponen elektronik.

Permintaan itu terkait dengan perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence, AI.

Temuan tersebut disampaikan dalam laporan Barometer Perdagangan Barang WTO yang dirilis Jumat (5/6/2026).

Baca juga: IEA, Bank Dunia, IMF, dan WTO Kompak Wanti-wanti Risiko Krisis Energi Global

Barometer Perdagangan Barang WTO digunakan untuk membaca arah perdagangan dalam dua sampai tiga bulan ke depan.

Nilai indeks di atas 100 menunjukkan perdagangan tumbuh lebih cepat dari tren normal.

Nilai tersebut juga menunjukkan perdagangan berpotensi menguat dalam waktu dekat.

Sebaliknya, nilai di bawah 100 menunjukkan perdagangan lebih lemah dari tren normal, atau berpotensi melemah.

Indeks barometer WTO turun dari 102,3 pada Januari menjadi 101,7.

Penurunan tersebut menunjukkan pertumbuhan perdagangan barang mulai kehilangan momentum.

Namun, posisi indeks masih berada di atas level dasar 100.

Artinya, volume perdagangan barang global masih bergerak di atas tren.

Baca juga: Board of Council Indonesia-AS, Mendag: Sengketa Tak Langsung ke WTO

Pada Maret 2026, WTO memperkirakan pertumbuhan perdagangan barang dunia akan melambat menjadi 1,9 persen pada 2026.

Pada 2025, perdagangan barang dunia tumbuh 4,6 persen.

WTO memperingatkan perlambatan dapat lebih dalam jika perang Timur Tengah terus mendorong harga energi naik dan mengganggu transportasi global.

Komponen elektronik jadi penopang

Indeks komponen elektronik menjadi salah satu penopang utama perdagangan global. Indeks sektor ini berada di level 105,5, jauh di atas tren.

Sebaliknya, indeks bahan baku pertanian berada sedikit di bawah tren.

Angkutan udara dan pelayaran peti kemas juga tumbuh lebih lambat dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Meski begitu, keduanya masih berada di atas tren.

Indeks angkutan udara tercatat di level 102,2. Sementara itu, indeks pelayaran peti kemas berada di level 102,4.

“Secara seimbang, indeks menunjukkan tanda-tanda ketahanan, menandakan pertumbuhan perdagangan barang dagangan global yang relatif stabil,” kata laporan itu.

Tag:  #lihat #tanda #perdagangan #barang #global #mulai #melambat

KOMENTAR